Gampong Gayo
Kopi Luwak Arabica Original
Robusta Organik
Special Taste for Special One Kopi Arabika @250gr
Home»Tourism»Sabang»Objek Wisata di Sabang

Objek Wisata di Sabang

Senin, 19 November 2012 20:53 WIB

Obyek Wisata di Sabang

 

Tugu Kilometer Nol 

Tugu Kilo Meter Nol terletak di lintang: 0554’ 21.42” LU, bujur: 9513’ 00.50” BT berada dalam areal Hutan Wisata Sabang di Ujung Ba`u, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Tugu Kilometer Nol di bangun pada ketinggian 43,6 m di atas permukaan laut (dpl), menjulang setinggi 22,5 meter.

 

Iboih

Iboih merupakan tempat terbaik untuk menghabiskan waktu anda di Pulau Sabang. Di Iboih anda bisa menikmati wisata pantai berenang, snorkeling, atau sekedar duduk memandangi keindahan lukisan alam, wisata alam di hutan Iboih dan lokasi Iboih berdekatan dengan Pulau Rubiah tempat terbaik untuk snorkeling dan diving.

 

Pulau Rubiah

Pulau Rubiah terletak di depan pantai Teupin Layeu dan Iboih, tersedia perahu untuk menyeberang ke Pulau Rubiah dengan tarif yang disesuaikan dengan kebutuhan, keliling pulau atau hanya di antar-jemput. Pulau Rubiah juga terkenal sebagai tempat snorkle dan menyelam. 

 

Pulau Rondo

Pulau Rondo sejatinya adalah pulau terluar Indonesia, mungkin titik 0 km lebih tepat berada di sini daripada di Sabang. Jarak Pulau Rondo dengan Kota Sabang 15,6 km, dapat dicapai dengan kapal motor dari Iboih sekitar 1,5 jam atau 2 jam dari Kota Sabang.  Pulau Rondo menjadi lokasi mancing favorit wisatawan pecinta mancing, berbagai jenis ikan banyak ditemukan di pulau yang menjadi pertemuan arus dari utara dan selatan. 

 

Pantai Gapang

Gapang berasal dari nama pohon yang berjejer di tepi pantai, pohon Gapang. Pantai ini terletak tidak jauh dari Iboh, sekitar 18 KM dari Kota Sabang. Fasilitas di pantai ini cukup lengkap, tersedia resort, restoran, dive shop, toko souvenir bahkan jika anda lupa membawa kamera underwater tersedia juga jasa penyewaan kamera underwater. 

 

Pulau Seulako

Pulau Seulako berdekatan dengan pulau Rubiah, letaknya dibagian arah selatan Rubiah. Pulau ini memiliki Topografi dibawah lautnya sedikit miring dengan kepala karang dan batuan vulkanik di perairan dangkal pada umumnya. Namun yang menarik disini ada bekas kapal perang bom Jepang yang karam saat perang dunia kedua. pada kedalaman 20 meter disisi tengah bagian timur pulau  yang  dapat diamati dengan sensasi yang berbeda dengan lokasi-lokasi dive lainnya. Cahaya matahari disini sangat indah pada pagi sampai tengan hari sangat cocok untuk melakukan dive.

 

Gua Sarang

Terdapat beberapa gua alami di pantai barat Pulau Weh yang terletak berseberangan dengan Hutan Wisata Iboih. Gua-gua ini menghadap ke samudra dan dihuni bermacam burung, kelelawar, dan ular. Menjelajahi tempat ini dengan menggunakan perahu harus didampingi oleh penduduk lokal karena lokasi yang cukup sulit dijangkau, dan berbahaya, terutama antara bulan Mei dan September saat musim angin Barat. Kondisi ini sangat menantang bagi pencinta gua. Goa Sarang hanya dapat dicapai dengan berenang atau dengan perahu di pada saat air surut.

 

Pantai kasih

Pantai Kasih merupakan pantai berpasir putih yang letaknya dekat dengan pusat Sabang. Waktu terbaik menikmati pantai kasih adalah saat matahari terbenam. 

 

Pantai Anoi Itam

Pantai ini berada tidak jauh dari pelabuhan, sesuai dengan namanya pantai Anoi Itam merupakan pantai berpasir hitam khas pasir vulkanis. Tak heran, Pulau Weh memang memiliki gunung berapi kecil yang tengah aktif di tengah-tengahnya. Pantai Anoi Itam memiliki pemandangan yang indah, serta beberapa benteng peninggalan Jepang yang masih terjaga kelestariannya. Benteng-benteng inilah yang dulu menjadi pusat pertahanan Jepang terhadap serangan musuh dari laut dan udara.

 

Danau Aneuk Laot

Danau yang cukup besar ini merupakan sumber air tawar sekaligus PLTA bagi seluruh pulau. Anda bisa menikmati pemandangan danau ini dari dalam kendaraan, karena jalannya meliuk di salah satu sisi danau. Atau, Anda juga bisa turun ke tepian danaunya untuk melihat aktivitas warga memancing dan mengurus tambak ikan air tawar.

 

Air Terjun Pria Laot

Terletak tidak jauh dari Pria Laot jalan menuju Kel. Iboih. Perjalanan menuju air terjun Pria Laot bisa ditempuh dengan jalan kaki sekitar 1,7 Km dengan melalui sungai yang ada disekitar jalan. Air terjun ini berasal dari aliran sungai Pria Laot yang bersumber dari Danau Aneuk Laot. Air terjun Pria Laot sangat indah, selaras dengan rimbunan pohon yang mengelilinginya. Tinggi air terjunnya hanya sekitar 10 meter, sehingga percikannya tak terlalu deras.

 

Gunung Api Jaboi

Berjarak kurang lebih 15 Km dari pusat kota dan berlokasi di Jaboi Kec. Sukajaya dengan luas area 450 m. Potensi yang menjadi daya tarik tersendiri seperti kawah belerang, hutan rotan dan satwa liar (burung, monyet, babi hutan). 

Hutan Wisata Iboih

Terletak di Kelurahan Iboih, memiliki luas kawasan 1.300 Ha dan juga merupakan daerah Konservasi. Dengan jenis hutan hujan tropis yang masih tinggi kerapatannya sehingga memiliki daya tarik tersendiri untuk wisatawan. Hutan wisata ini memiliki keanekaragaman satwa seperti burung, monyet, ular, babi hutan, reptil. Bagi para pencinta burung, hutan ini bisa dijadikan tempat untuk pengamatan burung seperti Nicobar Pigeon, Srigunting, Beo, dan lain-lain. Selain untuk pengamatan burung, hutan hujan tropis yang ada dikawasan Iboih ini bisa dikembangakan menjadi wisata jungle trakking untuk para wisatawan pencinta alam.

 

Lets Journey.. !! 

 

link :  

         www.tropicalsociety.com

         www.ndahsaja.com